Rabu, 09 Mei 2012

Semester II 2012, Penjualan Mobil Diperkirakan Turun 25 Persen
 Sudirman MR (kanan), di perakitan Gaya Motor, Sunter
Jakarta, HEADLINE NEWS - Penjualan mobil di Indonesia pada semester II tahun ini diperkirakan bisa turun sampai 25 persen. Khususnya  bila kebijakan DP  minimal 25-30 persen yang telah ditetapkan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan mulai berlaku pada Juni nanti. Hal tersebut disampaikan oleh Sudirman MR, Ketua Umum GAIKINDO  kepada wartawan kemarin di sela acara peluncuran unit pertama BMW X1 yang dirakit di Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara.
Dijelaskan, dengan penjualan pada kuartal pertama 250.000 unit, pada semester pertama 2012 diperkirakan 500.000 unit. Nah, dengan penurunan 25 persen pada semester II, maka total penjualan mobil tahun ini, diperkirakan 875.000 unit.

“Target kita satu juta unit, diperkirakan tidak  bisa tercapai,” lanjut Sudirman. Sebelumnya GAIKINDO mencanangkan, Indonesia akan menjadi pasar nomor satu di ASEAN pada tahun ini dengan mengalahkan Thailand.

Kenyataan, Thailand sendiri, sudah menargetkan penjualan 1,1 juta pada tahun ini. Bahkan sejak awal tahun ini, penjualan mobil di Thailand naik tajam dan lebih tinggi dari Indonesia. Pada kuartal pertama tahun ini saja  279.321 unit. Sedangkan Indonesia 250.000 unit.
Kenaikan bertahap
Dijelaskan pula, GAIKINDO sudah menyurati BI dan Kementerian Keuangan tentang kebijakan DP. Malah berharap pemerintah bisa menaikan secara bertahap. Sampai sejauh ini baru ada penjelasan atau jawaban dari BI, sedangkan Kementerian Keuangan belum ada sama sekali. Dari BI, hanya menyelaskan, harus dilihat dulu perkembangan kebijakan ini.
Sudirman menjelaskan, kalau penjualan turun, berarti produksi juga dikurangi. Kondisi ini kurang bagus di mata investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia. Khusus untuk pabrik komponen otomotif. Sedangkan bagi produsen, penurunan produksi juga akan mengurangi lembur untuk pekerjanya

Selasa, 08 Mei 2012

Piaggio Indonesia Ajak 100 Konsumen Liburan ke Thailand
 Sergio Mosca melakukan penarikan undian liburan bagi 100 konsumen.
Jakarta - Piaggio Indonesia mengajak 100 konsumen untuk berlibur 4 hari 3 malam ke Thailand. Program tersebut dipersembahkan bagi konsumen Vespa dan Piaggio yang melakukan pembelian selama 1 Februari – 31 Maret 2012.
Penarikan undian dilakukan oleh Sergio Mosca, Managing Director PT Piaggio Indonesia, disaksikan oleh notaris, di kantor Piaggio Indonesia, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. Para pemenang berhak menikmati paket perjalanan selama 4 hari 3 malam di Thailand, termasuk tiket pulang-pergi Jakarta-Bangkok, akomodasi, dan konsumsi.
“Kami akan senantiasa memberikan apresiasi kepada para pecinta Vespa dan Piaggio di Indonesia, terus menghadirkan program-program menarik di masa mendatang,” komentar Sergio Mosca dalam keterangan pers yang diterima  semalam (7/5/2012).
Daftar 100 pemenang akan diumumkan di semua dealer Piaggio Indonesia dan bisa dicek melalui nomor telepon 500-585.

Senin, 07 Mei 2012

TVS Sumbang Sepeda Motor dan Mesin untuk SMK Pontianak
 
 Hermawan Wongso menyerahkan bantuan mesin pada perwakilan SMK Bina Utama, Pontianak.
Pontianak - PT TVS Motor Company Indonesia menyumbangkan satu unit mesin dan sepeda motor kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bina Utama di Pontianak, Kalimantan Barat, akhir pekan lalu. Sumbangan tersebut diharapkan bisa membantu para siswa untuk melakukan praktek langsung dengan sepeda motor dan mesin.
“Kami berharap siswa SMK memiliki keterampilan dan pengetahuan yang semakin baik tentang teknik sepeda motor,” ujar Hermawan Wongso, Presiden Direktur PT Gemilang Surya Motorindo - Regional Distributor TVS Motor Kalimantan Barat.
Sebelumnya, siswa SMK Bina Utama sudah mendapat pelatihan dasar mekanik roda dua mencakup pengetahuan umum, teknis dasar servis,  cara menggunakan alat ukur, manajemen suku cadang, pelatihan alat-alat bengkel dan penerapannya. TVS Indonesia akan terus membantu memajukan dunia pendidikan nasional dengan memberikan pelatihan ketrampilan mekanik kepada lebih dari 8.000 siswa SMK sejak 2009 di 12 provinsi di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

Minggu, 06 Mei 2012

Bengkel Berjalan dari Mitsubishi
 Ada kursi untuk konsumen menunggu dan tidak kepanasan
Jakarta- PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku ATPM Mitsubishi di Indonesia, terus meningkatkan layanan servis terhadap konsumennya dengan meluncurkan Mobile Workshop (MWS). Bengkel berjalan ini menggunakan Mitsubishi Fuso FN 527 ML dan bisa melayani semua jenis perawatan kendaraan Mitsubishi, layaknya seperti di bengkel resmi.
 
MWS yang sudah diperkanalkan KTB sejak 2004 ini, untuk yang baru memiliki fasilitas hampir mirip dengan bengkel resmi. Seperti ada ruang tunggu dan penerimaan servis yang full AC dan terdapat TV LCD, toilet serta shower room.

Tahun lalu, MWS hadir dengan desain baru yang lebih Segar dan mewakili semangat “Only in Mitsubishi” dengan motto “Service Care” yang mencerminkan pelayanan servis yang lebih ramah dan dekat dengan konsumen. Pengembangan armada MWS dengan menggunakan kendaraan FUSO FN 527 ML ini diharapkan dapat memudahkan konsumen yang mengalami masalah pada kendaraan, khususnya mereka yang berlokasi jauh dari bengkel resmi.
 
Layanan purna jual Mitsubishi bukan hanya ini saja, beragam program menarik dan layanan Mitsubishi lainnya, seperti Home Service Kit, Motorbike, SMILE Campaign, SerPrize (Service with prize), Bengkel Layanan Service Darurat 24 Jam yang terdapat di 8 kota besar di Indonesia (Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, Semarang, Denpasar & Palembang), Service Booking dan Seram (Service Malam) juga disediakan untuk memaksimalkan pelayanan Mitsubishi kepada konsumennya.

Sabtu, 05 Mei 2012

Yamaha Indonesia Serius Garap "Fleet"
 
Jakarta - Yamaha Indonesia serius memperlebar sayap bisnisnya pada konsumen berbasis perusahaan (fleet) mulai tahun ini. Sutarya, Direktur Pemasaran PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berharap dengan cara ini bisa mengejar 5-10 persen dari target total penjualan perusahaan 3,7 juta unit tahun ini.

"Mulai tahun ini kami mau  serius, sebelum belum bisa karena kapasitas produksi masih kewalahan memenuhi permintaan ritel konsumen tadinya," komentar Sutarya kepada KompasOtomotif, Sabtu (5/5/2012).

Dijelaskan, saat ini Yamaha sudah memiliki beberapa konsumen "fleet" tapi masih belum digarap maksimal. Mulai tahun ini, kami akan siapkan divisi khusus dari Yamaha untuk konsentrasi penuh pada segmen tersebut.

"Kami akan siapkan 'dealer' khusus untuk menggarap ini, sama seperti merek lain yang sudah konsentrasi penuh pada segmen ini," beber Sutarya.

Jumat, 04 Mei 2012

Hatta Rajasa Resmikan Jelajah Dunia Astra di Taman Mini
Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto resmikan renovasi Bale Perangin di Museum Indonesia, TMII
Jakarta - Jelajah Dunia Astra dibuka secara resmi tadi malam (3/5) di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Peresmian dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Hatta Rajasa, Menteri Perindustrian RI, Muhammad Sulaeman Hidayat, Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, Menteri ESDM, Jero Wacik, Wakapolri, Nanan Sukarna dan Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto dan berlangsung dari 4 sampai 6 Mei.
Jelajah Dunia Astra diadakan untuk memperingati ulang tahun  PT Astra International tbk ke-55 ini sekaligus menandai dimulainya renovasi Bale Perangin oleh Astra di Museum Indonesia.
"PT. Astra International adalah induk dari 161 perusahaan yang  bergerak di 6 bidang usaha, mulai dari otomotif, keuangan, alat berat dan tambang, agribisnis, teknologi informasi, infrastruktur ini sering dianggap sebagai miniatur kecil bisnis Indonesia," jelas Prijono.
Selain program tangung jawab sosial perusahaan (CSR), juga diadakan pameran dengan peserta perusahaan dari grup Astra plus hiburan antara lain Serambi Astra, Taman Sari Astra, Zona anak Astra, Kedai Astra, Alun-alun Astra dan Astra mencari bakat.

Kamis, 03 Mei 2012

Sebelum Diganti, Harus Kenal Dulu!
 ILUSTRASI
Jakarta - Setang (handle bar), berperan besar menentukan kenyamanan dan pengendalian saat bermotor.  Karena itu, bila hendak menggantinya, tiga hal yang perlu diperhatikan adalah posisi tangan, duduk dan kaki saat duduk di atas sadel sembari memegang setang. Menurut Topo dari rumah modifikasi Tauco, hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagian lain dari setang. Berikut tipsnya.
 
1. Stang jepit/patah
Biasanya  dipakai pada sepeda motor model sport. Skuter dan  bebek juga ada yang menggunakannya. Model ini, posisi pengendaranya agak menunduk dan diklaim membuat pengendalian lebih baik. Pasalnya, memudahkan pengendara merebahkan tubuhnya saat menikung cepat.
Kekurangannya, tangan cepat pegal karena ikut menopang berat badan pengendara. Jika pemasangannya tidak tepat, bisa menghantam tangki bensin (model sport). Karena itu,  untuk model sport, digunakan setang pendek. Masalah, sudut belok jadi kecil.
2. Supermoto bar
Sangat disukai, khususnya untuk sepeda untuk turing. Dengan posturnya yang tinggi, pengendalian menjadi lebih maksimal, posisi tangan tidak tegang. Tepatnya, tangan dan fisik pengendara tidak cepat lelah.

Pemasangannya  juga  tidak terlalu rumit karena  bersifat universal dan bisa dicangkokkan pada  setiap sepeda motor sport. Namun, yang perlu diperhatikan,  setang  yang  terlalu lebar juga  berbahaya jika belum terbiasa menggunakannya. Khususnya, saat selap-selip di celah sepit antar-kendaraan.
3. Stang monyet (Ape handle bar)
Model  ini sekarang lagi marak, khususnya di kalangan pengendara skuter atau sepeda motor bergaya klasik. Banyak disukai, posisi mengendara lebih lebih santai.

"Kalau ukurannya kepanjangan, posisi  menunggang jadi sudah, " jelas Ari, modifikator BMS. Sedangkan untuk pemasangan pada  skuter perlu diberi tambahan adaptor (dudukan). Di samping itu, kalau kepanjangan, harus dipertimbangan pula penggantian kabel rem dan gas.