Selasa, 01 Mei 2012

TVS Indonesia Siapkan Apache RTR dengan Harga Bersaing
detail berita
TVS Apache RTR
JAKARTA – TVS Motor sudah resmi melansir varian sport terbarunya, Apache RTR, dengan tiga model Apache RTR 160, RTR 180 ABS dan non ABS. TVS Motor Company Indonesia sebagai agen tunggal pemegang merek di Indonesia juga menyatakan akan meluncurkan varian ini di Tanah Air.

Rencananya, TVS Indonesia akan meluncurkan Apache RTR ini pada akhir semester dua 2012. Dan sampai saat ini, Apache RTR sedang dalam masa pengujian di Indonesia.

“Varian TVS Apache RTR sudah masuk dalam agenda kami di 2012. Kami juga melihat respon di pasar Indonesia dengan Apache RTR yang menggunakan ABS cukup baik. Setidaknya pada akhir semester dua 2012 kami sudah melansir Apache RTR,” jelas Head Corporate Communication TVS Motor Company Indonesia Nurlida Fatmikasari .

“Kalau masalah harga memang belum bisa diperkirakan sekarang. Tentunya kami masih hitung-hitungan agar mendapat komposisi yang tepat. Tapi yang pasti harganya bersaing baik yang ABS maupun non-ABS. Kisarannya mungkin di bawah Rp20 juta,” lanjut wanita yang akrab disapa Mieke ini.

TVS Indonesia menghadirkan varian Apache RTR ini dengan status sudah CKD (completely knocked down) atau langsung dirakit di Indonesia. Dengan kelebihan ini, tentunya varian Apache RTR bisa hadir dengan harga yang bersaing.

Di India sendiri harga TVS Apache RTR 160 sebesar 67.505 Rupee atau Rp11,77 jutaan. Model Apache RTR 180 dibanderol dengan harga 72.090 Rupee atau Rp12,5 jutaan. Dan TVS Apache RTR 180 ABS hadir dengan harga 82.780 Rupee atau Rp14,4 jutaan.

Senin, 30 April 2012

ASCO Tak Khawatir Soal Kenaikan DP & Pembatasan BBM
detail berita
Managing Director ASCO Automotive Audy The Khe Po
MEDIA INFORMASI, JAKARTA – Industri automotif diprediksi akan banyak mengalami kendala di pertengahan 2012 ini. Masalah kenaikan uang muka kendaraan dan pembatasan BBM bersubsidi disinyalir akan memberikan dampak pada pertumbuhan industri automotif.

Namun, ASCO Automotive sebagai dealer resmi Daihatsu, Isuzu, UD Truck dan Peugeot, tidak khawatir dengan dua kendala tersebut. Menurut ASCO, kenaikan DP dan pembatasan BBM bersubsidi malah akan membuat persaingan antar brand semakin sengit.

“Kalau bicara kenaikan DP (Down Payment) uang muka kredit kendaraan baru, saya rasa kami tidak akan terganggu. Pasalnya, kami sudah memiliki standar uang muka yang cukup tinggi sampai 20 persen. Kalau hanya naik 30 persen rasanya tidak mengganggu,” jelas Managing Director ASCO Automotive Audy The Khe Po, Minggu (29/4/2012).

Lebih lanjut mengenai pembatasan BBM bersubsidi, ASCO juga diuntungkan dengan kapasitas mesin Daihatsu Xenia yang hanya 1.000cc dan 1.300cc. Selebihnya, Isuzu menggunakan bahan bakar solar yang tidak terkena pembatasan.

“Penjualan terbesar kami ada di Daihatsu Xenia, dan untungnya Xenia hanya memiliki kapasitas mesin 1.000cc dan 1.300 cc. Penjualan Daihatsu mencapai 800 unit perbulan dan Isuzu 150 unit perbulan,” lanjut Audy.

Mengenai 2012 ini, ASCO memasang target penjualan buat Daihatsu sebesar 9.600 unit, Isuzu 2.000 unit, UD Truck 400 unit dan Peugeot 50 unit. ASCO juga berjanji akan memberikan program-program menarik, bila nanti ada kenaikan DP per 1 Juni mendatang buat lebih menarik minat konsumen.

Minggu, 29 April 2012

Yamaha Indonesia Bekukan Lexam
Lexam masuk peti es, dihentikan produksinya di Indonesia.
Jakarta - Yamaha Indonesia bekukan sementara produksi Lexam karena pertumbuhan penjualan yang kurang positif. Sepeda motor bergenre bebek matik (betik) ini kurang diterima konsumen Indonesia karena dinilai "aneh".
Eko Prabowo, General Manager Pemasaran dan Komunikasi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengatakan, saat ini Yamaha kembali melakukan penelitian mendalam terkait betik dan lebih fokus menggarap skutik.
"Jadi di luar orang masih beranggapan yang namanya bebek ya pakai transmisi sedangkan skutik yang otomatis. Kalau keduanya digabungkan masih belum bisa menerima," komentar Eko di Jakarta, akhir pekan ini.
Honda
Mengacu data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Yamaha Indonesia mulai memberhentikan distribusi Lexam sejak Oktober 2011. Hal serupa dilakukan Honda yang juga punya model betik yakni Revo AT. PT Astra Honda Motor mulai menghentikan distribusi Revo AT sejak Februari 2012.

Kelebihan betik yang punya postur bodi tinggi (bebek) dengan transmisi matik yang selama ini didengungkan  Honda dan Yamaha kurang maksimal. Konsumen cenderung memilih bebek atau skutik. Dengan penghentian produksi ini, apakah era betik di Indonesia berakhir ?!

Jumat, 27 April 2012

Sudahkah "Mem-balancing" Ban Sepeda Motor Anda?

Proses kerja sama seperti balancing ban pada umumnya
Jakarta - Anda yang punya sepeda motor,  sudah pernahkah  mem-balancing-nya peleknya? Apalagi sudah diganti pelek besar ukuran 2,5 sampai 3 inci seperti pada moge atau sepeda motor sport harian. Boleh jadi, hampir sebagian besar pemilik sepeda motor tak pernah melakukannya alias kesadaran ke arah itu masih sangat rendah. Terutama pada pelek depan, karena jika putaran tidak seimbang akan mempengaruhi fisik dan konsentrasi saat berkendara.
Fungsi balancing itu sendiri, selain untuk mengurangi beban putaran, sehingga ban tetap seimbang, juga deteksi dini kerusakan pada pelek tersebut. Dampak dari putaran ban tidak seimbang akan menimbulkan getaran yang terasa sampai ke setang. Kondisi ini akan mengganggu handling, karena ban tidak menapak secara merata. Tak cuma itu, fisiknya lebih cepat lelah akibat getaran di setang.
Jika kondisi itu terus diabaikan membuat keausan permukaan ban tidak merata (termakan sebelah). Lalu, as roda lama-kelamaan bisa bengkok karena beban yang tidak merata, kemudian "pelor" pada bearing menjadi cepat habis. Terakhir, yang paling parah mengakibatkan posisi center bore tidak simetris. Jika sudah begini, balacing tidak berguna lagi dan jalan satu-satunya adala mengganti pelek tersebut.  
"Banyak yang berasumsi kalau sepeda motor di-balancing tidak terlalu berasa dampaknya.  Padahal, prinsipnya semakin lebar pelek yang digunakan peran balancing ini menjadi penting," jelas Zein, Teknisi bengkel Espede, di jalan S.Wiryopranoto, Sawah Besar, Jakarta Pusat ini.
Untuk sepeda motor idealnya balancing diperlukan setiap 3.000 atau 4.000 km. Bahkan, untuk lebih baiknya lagi ban sebaiknya di-balancing ketika pertama kali akan dipasang atau setelah diperbaiki. Soal biayadikenakan Rp 25.000 per roda untuk bebek dan Rp 35.000 per roda moge/sport harian. Lalu ditambah biaya pembongkaran Rp 25.000 untuk tiap ban-nya.
Catatan penting, bagi pengguna ban tubless yang sudah dikasih cairan anti bocor tidak disarankan untuk melakukan balacing dan proses ini menjadi tidak berguna. Karena cairan tersebut akan selalu merubah penentuan titik pusat saat balancing, jadi harus dikeluarkan dahulu sebelum proses dimulai.

Senin, 23 April 2012

Motor Kebanggaan Gesang Direparasi Siswa SMK
detail berita
 Ilustrasi
SOLO - Jelang dua tahun wafatnya sang Legendaris musik keroncong, Gesang Martohartono, sejumlah siswa SMK Negeri 2 mereparasi motor tua honda C70 yang selalu menemani sang Legenda semasa hidupnya, di kediaman Gesang di Jalan Bedoyo, RT 01 RW 03 Kelurahan Kemlayan, Kelurahan Serengan, Solo, Jawa Tengah.
 
Ketegangan terlihat pada diri para siswa ini saat membuka mesin dengan kunci. Sesekali, dia mengikuti arahan dari guru pendampingnya.
 
Ketegangan para siswa ini berakhir, saat alunan lagu Bengawan Solo, diputarkan.
 
“Motor ini bukan motor sembarangan. Motor ini milik Sang Maestro musik Keroncong semasa hidupnya. Jadi kami terus terang tegang juga,"celetuk Bestia, gadis yang menekuni jurusan otomotif di sekolahnya.
 
Setali tiga uang, Mumtaz AP (17). Siswa yang juga ikut mereparasi dua motor bersejarah milik pencipta lagu keroncong fenomenal “Bengawan Solo” itu, tampak serius mengecek pengapian motor dan bagian mesin yang lain. Sesekali, pria yang duduk dibangku kelas 2 itu menyalakan motor antik berwarna merah tersebut.
 
“Masih sangat bagus kondisinya. Cuma gasnya kurang lancar, jadi agak tersendat,” terang dia, usai mencoba menjalankan motor mungil berplat nomor AD 3282 A dan AD 5359 A itu.
 
Menampingi ke lima siswanya, Guru Mekanik Otomotif SMK Negeri 2 Solo, Sugeng mengaku reparasi terhadap dua motor keluaran 71 dan 72 milik seniman keroncong yang ciptaannya terkenal hingga belahan dunia itu, hanya servis ringan. Yakni mengecek aki, karburator, busi, oli dan rantai.
 
“Mereka tidak hanya sekedar mereparasi.Tapi ada semangat berkarya dari Pak Gesang yang bisa diambil dan ditularkan dengan temannya,” kata Sugeng bangga.
 
Menanggapi aksi para siswa SMK yang ingin memperingati wafatnya sang maestro keroncong dengan cara mereparasi motor tua milik Gesang, ponakan Almarhum Gesang, Yani Effendi mengatakan, pihaknya sangat menyambut niat baik dari para siswa ini.
 
“Dulu,bapak beli motor itu dengan harga Rp 220.000. Sekarang yang merawat saya. Kalau pagi saya panasin keliling kampung. Dan biar kondisinya terawat servisnya rutin,” terang dia.
 
Dikatakan Yani, reparasi tersebut bertujuan sebagai upaya untuk mengenang dua tahun meninggalnya Maestro Keroncong kelahiran Surakarta 1 Oktober 1917 beberapa minggu lagi.
 
“Besok 19 Mei 2012, tepat dua tahun Bapak menghadap Tuhan. Semoga keroncong yang dikenalkan terus populer,” harapnya.

Minggu, 22 April 2012

Suzuki Ertiga Resmi Meluncur di Indonesia
detail berita
Suzuki Ertiga 
JAKARTA- PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan model terbaru MPV dengan tiga baris kursi penumpang, yakni Suzuki Ertiga di Indonesia. Sebelumnya, Ertiga lebih dulu mengaspal di India.

Ertiga ini merupakan mobil tiga baris kursi penumpang yang didesain khusus dengan anggun, pengaturan kursinya efisien, sehingga semua penumpang merasa nyaman ketika duduk baik di baris pertama, kedua dan ketiga. Ertiga ini diharapkan dapat menjawab keinginan pasar Indonesia yang mendambakan kehadiran kendaraan baru model MPV dengan tiga baris penumpang.

Ruang kabin Ertiga tidak hanya bisa memuat tiga baris kursi penumpang yang serba guna, tapi memiliki tata ruang yang didesain nyaman bagi semua penumpang di setiap barisnya. Daya tarik Ertiga tidak hanya pada ruang kabinnya yang lega, bahkan pengaturan tempat duduk yang mewah dengan desain interior yang dapat memenuhi kenyamanan dan fungsionalitas dan memberikan kesan sebagai family car dalam kategori MPV.

Lebih lanjut, Ertiga ini dibekali mesin empat silinder segaris 1.337 cc, DOHC, 16 katup, VVT (Variable Valve Timing). Didukung dengan Multi Point Injection atau sistem suplai bahan bakar ke dalam ruang bakar mesin terkonrol secara elektronik yang dapat menghasilkan pembakaran sempurna dan mendapatkan performa mesin yang baik.

"Untuk Ertiga di Jakarta. Kami mematok penjualan Ertiga sebesar 50.000 unit dalam setahunnya dan untuk satu bulannya kami memperkirakan mampu menjual 4.200 unit," terang Director of Marketing PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Davy Tulan, di sela-sela acara peluncuran Suzuki Ertiga di Jakarta, Minggu (22/4/2012).

Selain itu, fitur keselamatannya, Ertiga ini dibekali perangkat keaman yang mumpuni dan dapat dikatakan lebih unggul dengan produk MPV sejenis di kelasnya. Fiturnya seperti Immobilizer dan alarm serta sebuah sistem yang mampu mencegah terjadinya pencurian.

Untuk faktor keselamatan, Ertiga ini dilengkapi dengan Airbag yang terletak pada kemudi dan dashboard. Airbag tersebut akan mengembang pada saat terjadi benturan keras. Pengemudi dan penumpang disebelahnya akan terhindar dari resiko benturan dari depan karena tertahan oleh airbag yang mengembang.

Tak hanya itu, Ertiga ini pun tersedia dalam pilihan warna baru yang menarik dan dinamis, seperti Dusky Brown, Serene Blue, Pearl White, Cool Black, Silky Silver, Graphite Grey, Radiant Red, dan Burgundy Red serta hadir dengan varian GA, GL dan GX dengan transmisi manual.

Sabtu, 21 April 2012

XICJ Lantik Anggota Baru
detail berita
Xeoners Indonesia Chapter Jakarta 
CILEGON - Xeoners Indonesia Chapter Jakarta (XICJ) melakukan pelantikan para anggota baru untuk angkatan pertama. Acara tersebut berlangsung di kawasan Pantai Anyer beberapa waktu lalu.
 
Sedikitnya 50-an anggota Xeoners Chapter Jakarta mengikuti kegiatan ini. Acara diawali dengan touring dari Jakarta menuju Villa Palem Asri, Anyer, Cilegon, Banten.
 
Perjalanan touring berjalan lancar, selepas istirahat dilanjutkan dengan diskusi dan games untuk mengakrabkan suasana. Tidak lupa materi safety riding juga menjadi menu utama. Pada malam harinya digelar pelantikan 15 anggota baru XIJC disaksikan 30-an anggota lama.
 
Dalam event ini juga dihadiri riders yaitu dari Xeoners Indonesia Chapter Bekasi (XICB), Xeoners Indonesia Chapter Cilegon Prospek, dan lain sebagainya. Dengan kehadiran para tamu, tentunya semakin menambah semarak acara dan bisa menjadi ajang saling bertukar pikiran serta informasi.
 
Untuk anggota baru dilakukan penempelan TPM (tanda pengenal motor) sticker Xeoners Indonesia dan penyematan jaket dan atribut resmi oleh Ketua chapter Jakarta, bro Sofyan Hadi X321. Semua acara berjalan lancar dan jumlah anggota XICJ saat ini 200.